Pengalaman dan Review Menggunakan Headset ROG Delta

8

Hallo gadgeters, kali ini saya akan share pengalaman dan review saya menggunakan Headset ROG Delta. Selama saya menggunakan headset ROG Delta USB-C, saya merasa senang menggunakannya. Sangat nyaman dan kualitas suara keseluruhan sangat bagus.

Delta juga sangat bergaya, saya suka desain perak / hitam dan zona LED RGB sangat bagus terhadap warna headset. Rangka headset terasa sangat kokoh dan memiliki ikat kepala yang dapat disesuaikan dengan segala bentuk dan ukuran kepala sehingga terasa nyaman.

Review Menggunakan Headset ROG Delta

Image result for ROG Delta
ROG Delta

Saat bermain game ketika menggunakan Delta, saya merasa jauh lebih mudah untuk membedakan lokasi yang tepat dan jarak musuh dalam game first person shooter jika dibandingkan dengan Corsair Void Pro saya. Bahkan hanya mendengar ledakan, tembakan, dan langkah kaki musuh jelas menjadikan saya seperti gamer yang handal dan memiliki headset gaming ini yang pasti akan membantu bermain game dengan mudah.

Saya juga mencoba untuk menggunakan headset ini ketika menonton film. Suara yang dihasilkan cukup baik. Bisa mempengaruhi pada saat-saat adegan tertentu. Efek-efek kecil yang bisa didengarkan detailnya jika menggunakan headset, terbilang cukup bagus di Delta.

Baca Juga: Pengalaman dan Review Menggunakan SoundMagic E11D

Kualitas Suara

Efek suara memutar cukup enak ditelinga dan untuk karakter suara tinggi masih nyaman dan tidak membuat kita merasa capek ketika menggunakan pada waktu yang lama.

Tapi ketika menggunakan headset ini untuk memutar music, pemilihan pads yang tepat dapat mempengaruhi suara yang dihasikan. Untuk beberapa genre musik, sepertinya headset ini tidak cukup untuk mengeluarkan suara yang bagus berbeda hasilnya dengan headset biasa.

Baca Juga :  Daftar HP Gaming Yang Wajib Dimiliki Gamer Mobile

Menginstal software ROG Armory adalah suatu keharusan yang pasti menurut saya, karena kamu memiliki kemampuan untuk mengoptimalkan headset sepenuhnya melalui penggunaan profil yang berbeda satu untuk gaming, satu untuk musik dan sebagainya. Ada juga kontrol manual seperti menyesuaikan suara melalui EQ, mengatur reverb, opsi bass, dan banyak lagi.

Secara keseluruhan, saya benar-benar menyukai ASUS ROG Delta sangat nyaman, kedengarannya hebat untuk headset gaming dan yang sadar desain di luar sana juga akan menyukai desain RGB perak / hitam dari Headset ini.

Bagi yang mencari alternatif headset gaming lainnya, Anda juga bisa membaca Pengalaman dan Review Menggunakan Rapoo VH300

Untuk tambahan, dengan 2 pilihan pads yang tersedia dapat menawarkan pengalaman bermain game yang berbeda pula. Kulit dan busa yang berbeda satu dengan yang lainnya dapat disesuaikan dengan kenyamanan. Walaupun begitu kedua pilhan dari pads tersebut yang pasti dapat mengunci suara dari luar sehingga tingkat gangguan kebisingan dari luar cukup nyaman saat bermain game.

Image result for ROG Delta
ROG Delta

Spesifikasi:

  • Warna: Hitam
  • berbentuk D ergonomis
  • Konektivitas: Kabel, USB 2.0 dan USB-C
  • 1 m USB 2.0, Kabel USB-C 1.5 m
  • Platform: Multi-Platform. PC, PS4, Xbox One, Nintendo Switch, Ponsel
  • Impedansi: 32 Ohm
  • SNR 127dB
  • Empat kelas hi-fi ESS 9218 DAC
  • Respons frekuensi headphone: 20 ~ 40000Hz
  • Driver speaker: Diameter 50mm
  • Bahan driver speaker: Neodymium Magnet
  • Berat: 387g
  • RGB Aura: 6 efek pencahayaan yang berbeda
  • 16,8 Juta kombinasi warna

Mikrofon:

  • Jenis: Analog
  • Mikrofon unik dan dapat dilepas
  • Respons frekuensi mikrofon: 10 ~ 10000Hz
  • Sensitivitas Mikrofon: -40 dB

Isi Kotak:

  • ASUS ROG Delta USB-C RGB Headset dengan 100% Protein Leather
  • Mikrofon yang Dapat Dilepas
  • Bantal Telinga dan Kain ROG Hibrid
  • Panduan pengguna
Baca Juga :  Baru! Inilah Wajah Smartphone Android 5G yang Akan Meluncur 2019 Ini!

Kesimpulan

Desain yang berkualitas dan juga berkelas menjadi daya tarik tersendiri bagi ROG Delta. Kualitas untuk game yang memadai serta memberikan pengalaman yang nyata. Untuk perangankat yang lain tidak ada masalah walupun masih diperlukan conventer jika tidak support dengan USB-C.

Baca Juga: Pengalaman dan Review Menggunakan Sennheiser GSP 350